Ada kalanya seseorang merasa perlu menjauh sejenak dari rutinitas—meraih udara baru, menatap sesuatu yang lebih luas dari layar ponsel, dan mendengarkan suara alam yang jarang terdengar di kota. Bagi banyak orang, jawabannya ada di pegunungan. Tempat-tempat tinggi ini tidak hanya menawarkan pemandangan yang megah, tetapi juga menghadirkan rasa tenang yang sulit ditemukan di tempat lain. Seolah, semakin tinggi kita melangkah, semakin dekat pula kita dengan diri sendiri.
Gunung pertama yang wajib dikunjungi adalah Gunung Bromo, sebuah mahakarya alam di Jawa Timur. Bayangkan berdiri di atas Penanjakan saat matahari perlahan muncul dari balik bukit, semburat warna jingga menyebar ke langit, sementara laut pasir membentang luas di kejauhan. Suasana pagi begitu hening, hanya terdengar hembusan angin yang menyapu pasir. Meski aksesnya mudah, pengalaman yang diberikan Bromo selalu terasa magis, bahkan bagi mereka yang sudah berkali-kali datang.
Berbeda dengan Bromo, Gunung Rinjani di Lombok menawarkan kisah petualangan yang jauh lebih mendalam. Pendakian menuju Danau Segara Anak ibarat perjalanan menuju dunia lain—air danau biru yang tenang berada di tengah kaldera besar, seolah memeluk para pendaki yang telah menemani lelah sepanjang perjalanan. Malam hari di tepian danau terasa hangat, dengan gemerlap bintang yang jauh lebih terang dari apa pun yang terlihat di kota. Rinjani tidak hanya indah, tetapi juga menguji ketahanan dan memberi pengalaman yang sulit dilupakan.
Untuk perjalanan yang lebih singkat namun tetap memukau, Gunung Prau di Dieng adalah pilihan ideal. Jalur yang ramah pemula membuatnya cocok untuk siapa saja, bahkan pendaki pertama kali. Namun kesederhanaannya justru menjadi daya tarik. Saat matahari terbit, padang rumput luas berubah menjadi hamparan emas, sementara siluet Gunung Sindoro dan Sumbing terlihat gagah di kejauhan. Banyak orang mengatakan sunrise Prau adalah salah satu yang terbaik di Indonesia—dan ketika melihatnya sendiri, mudah memahami alasannya.
Kalau mau, saya bisa buatkan lagi versi formal, versi santai ala blog traveler, atau versi yang lebih panjang. Mau dicoba lagi?